Imlek, tak bisa dipisahkan dari budaya etnis China. Imlek merupakan tahun baru China, yang mayoritas warganya memeluk Khonghucu dan budha. Tempat mana yang paling ramai saat imlek di Jakarta?
Ya Dia adalah vihara Dharma Bakti. Sebuah bangunan yang sangat bersejarah. Saat perayaan imlek tiba, warga etnis thionghoa beramai-ramai bersembahyang di Vihara itu. Letaknya di kawasan Petak 9 Glodok.
Kelenteng yang dikenal dengan sebutan Vihara
Dharma Bakti atau Kim Tek Ie ini dibangun pada tahun 1650.
Dulu bernama Jinde Yuan,
dibangun untuk menghormati Dewi
Kwan Im.
Saat Ni
Hoe jadi kapiten
(1736-1743), tepatnya pada tanggal 9 Oktober 1740 timbul pemberontakan besar di Batavia,
yang berpusat di Glodok.
Kurang lebih 10 ribu etnis Tionghoa tewas . Kelenteng Jinde
Yuan ini pun
hancur lebur. Baru pada tahun 1755, kelenteng ini dibangun kembali oleh kapiten
Oei Tjhie dan di
beri nama Kim
Tek Ie yang
berarti “Kelenteng Kebajikan Emas”.
Sampai sekarang klenteng itu masih berdiri dan menjadi cagar budaya.
saat imlek,tak hanya ramai orang bersembahyang,turis dan fotograferpun berebut tempat untuk mengabadikan momen di vihara itu. Ada yang untuk muatan media, ada juga yang sekedar foto-foto.
Salah satu momen yang paling ditunggu adalah melepaskan burung pipit setelah bersembahyang.
Menurut mereka Itu merupakan ungkapan membuang keburukan dan kembali ke jiwa yang bersih dan dibebaskan dari dosa-dosa.
Berikut hasil jepretan saya :
Salam, Yamtono Sardi
No comments:
Post a Comment